dont forget leaving your link and footprint on chatbox or comment

Sunday, March 29, 2015

0

unknown

entah aku harus cerita mulai darimana.. keadaan ku semakin hari semakin memburuk.. sudah 2 minggu berlalu sejak kejadian itu. kenapa aku baru mengetahui jika selama ini kamu tidak bahagia bersama ku?
aku sangat mencintai nya.. boleh kah aku menyebutkan nama nya di sini? untuk yang terakhir kalinya? aku mencintai mu sahabatku NAWAN PERWITA PUTRA.. keegoisan ku, ketidaksabaran ku yang menghancurkan diriku sendiri.
yaa Tuhan.. bahkan untuk sekedar curhat melalui tulisan pun aku tidak sanggup menahan air mata ini.. terdengar begitu lebay kan? setiap tidur, aku selalu memimpikan dia, senyuman nya, canda tawanya, sikap konyolnya, di dalam mimpi aku ikut tersenyum, tertawa melihat dia yang begitu sempurna untuk ku. ketika bangun tidur aku baru menyadari bahwa semuanya hanyalah mimpi. setiap hari aku menyadari bahwa aku harus berjalan sendiri ketika aku terbangun dari tidur ku.
sebenci itukah dirimu terhadapku? setidak bahagia itukah kamu bersama ku? setega itukah kamu menceritakan semua keburukan ku di depan orang tua mu? setiap ada permasalahan kamu seakan-akan angkat tangan dan membiarkan orang tua mu yang menghakimi ku. bahkan ketika orangtua mu menghakimiku yang itu bukan aku perbuat, kamu tidak membelaku sama sekali. setega itukah? kamu yang memilih jalan ini semua, akan tetapi kenapa kamu masih bisa mengatakan bahwa kamu masih menginginkan aku? kenyataan nya kamu memilih untuk meninggalkan ku, "sementara" sampai kamu lulus s2 dan kita masih sahabatan, itu yang kamu katakan terhadapku. apa itu hanya kata-kata basa basi untuk menenangkanku? kenyataan nya kita renggang, sangat renggang. berhari-hari kamu tidak membaca bbm dari ku, tidak membalas smsku, bahkan chat fb pun hanya kamu read. alasannya orangtuamu jadi sering ngecek hp mu. bahkan ketika kamu tidak ada jam mengajar di sekolah, kamu tidak sempat untuk sekedar mengabari atau menyapaku, seakan-akan kamu banyak alasan untuk benar-benar menjauhi ku untuk selama-lamanya. kenapa kamu setega ini terhadapku? seakan-akan semuanya sudah kamu rencanakan dengan baik sebelumnya.
aku masih belum percaya dengan semua yang telah terjadi ini. aku belum mengetahui alasan kenapa kamu tega melakukan ini semua terhadapku.
apakah dengan cara aku melepaskan mu, kamu dapat bahagia? aku melepasmu bukannya aku tidak sabar menunggu mu, tapi aku menyadari bahwa selama ini kamu tidak bahagia bersamaku.
berbahagialah sahabatku... berbahagialah dengan wanita di luar sana yang bisa membuatmu tidak merasa terkekang seperti yang kamu katakan terhadapku.
dulu aku pernah merelakan perasaanku demi melihatmu bahagia dengan dia.
maafkan aku sahabatku.. mungkin dengan merelakan mu, kamu bisa memaafkan kesalahan ku selama ini..

Best Blogger Tips

0 people said:

Post a Comment

comment ;)